Matthias Jaissle Dikritik Pedas Usai Newcastle Dilibas Coventry City
Berita Liga Inggris: Manajer Newcastle United, Matthias Jaissle, mendapatkan kritik tajam dari jurnalis olahraga usai melontarkan pembelaan terkait dua kekalahan tandang beruntun yang dialami timnya. Newcastle harus menerima kenyataan pahit usai kembali tumbang dengan skor mencolok 1-4 dari tim promosi Coventry City, hanya beberapa pekan setelah mereka menelan kekalahan dengan skor yang persis sama saat melakoni laga tandang ke markas Leeds United.
Meskipun kebobolan total delapan gol dalam dua laga tandang terakhir, Jaissle secara tegas membantah anggapan bahwa kedua hasil buruk tersebut memiliki pola permasalahan yang sama. Mantan juru taktik Al-Ahli tersebut menilai jalannya pertandingan melawan Coventry City memiliki dinamika dan cerita yang sangat berbeda dibanding laga kontra Leeds United.
Dalam wawancara pascalaga, Jaissle secara terbuka mengakui bahwa catatan kebobolan delapan gol dalam dua laga tandang bukanlah standar yang baik untuk tim yang bertanding di ajang Premier League. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa jajaran pelatih memiliki sudut pandang teknis tersendiri dalam menganalisis proses terjadinya setiap gol yang bersarang di gawang timnya.
“Jika Anda kebobolan delapan gol dalam dua pertandingan tandang pada Senin malam, maka itu jelas tidak cukup baik untuk standar Premier League. Namun di sisi lain, Anda harus jernih dalam melakukan pendekatan dan analisis. Dua pertandingan tersebut sangat berbeda dari perspektif seorang pelatih, dan ini adalah sesuatu yang akan kami bedah secara lebih mendalam,” kata Jaissle.
Jaissle merinci proses terjadinya empat gol Coventry City yang dinilainya murni akibat kesalahan individu serta situasi yang kurang menguntungkan di lapangan. Gol pertama lahir dari hukuman penalti akibat kesalahan elementer, gol kedua tercipta lewat tembakan jarak jauh saat Newcastle harus bermain dengan sepuluh pemain, gol ketiga dipicu hilangnya penguasaan bola secara tidak perlu, sementara gol keempat lahir dari kurangnya agresivitas blok pertahanan dalam mengantisipasi tembakan dari luar kotak penalti.
“Gol-gol tersebut memiliki cerita yang berbeda. Anda sama sekali tidak bisa membandingkan pertandingan melawan Coventry malam ini dengan pertandingan melawan Leeds United sebelumnya,” ujar Matthias Jaissle menambahkan saat memberikan penjelasan teknisnya.
Pernyataan Jaissle yang menolak membandingkan dua hasil buruk tersebut justru memicu keprihatinan mendalam dari koresponden khusus Newcastle United untuk NewcastleWorld, Jordan Cronin. Cronin menilai bahwa respons Jaissle mencerminkan sikap enggan mengakui adanya celah besar dan kelemahan mendasar dalam skema taktis yang ia terapkan di Premier League.
Cronin menyoroti fakta bahwa kekalahan empat gol dari Leeds United mungkin bisa dimaklumi sebagai sebuah insiden sekali jalan. Kendati demikian, ketika hasil serupa kembali terulang saat menghadapi tim papan bawah seperti Coventry City, hal tersebut menjadi sinyal bahaya yang tidak boleh diabaikan oleh manajemen klub.
“Saya sangat khawatir. Saya bertanya kepada Matthias Jaissle pascalaga tentang kebobolan empat gol di Leeds dan kebobolan empat gol di sini malam ini, tetapi dia tidak ingin membicarakan keduanya secara bersamaan. Bagi saya, sikap tersebut seperti enggan melihat masalah yang sebenarnya. Jika melawan Leeds Anda kebobolan empat gol, itu bisa dianggap sebagai kebetulan. Namun ketika datang ke sini dan kembali kebobolan empat gol lagi dari tim sekelas Coventry, ini membuktikan ada masalah serius,” kata Cronin.
Cronin menambahkan bahwa meski publik dan media berusaha memberikan waktu bagi Jaissle untuk menanamkan filosofi permainannya di Inggris, dua laga tandang terakhir—serta laga sulit melawan Hull City sebelumnya—menunjukkan bahwa sistem taktik Jaissle memiliki cacat besar yang sangat mudah dieksploitasi oleh tim lawan di Premier League.
Artikel Tag: premier league, newcastle united, matthias jaissle, coventry city
Published by beritautama.info at https://beritautama.info/bola/matthias-jaissle-dikritik-pedas-usai-newcastle-dilibas-coventry-city










