Christian Mbilli Janjikan Pertarungan Sengit Melawan Canelo Alvarez
Christian Mbilli menjanjikan pertarungan penuh aksi saat menghadapi Canelo Alvarez dalam perebutan gelar kelas menengah super WBC di Riyadh, Arab Saudi, 31 Oktober.
Mbilli, petinju Kamerun-Prancis yang berbasis di Kanada, akan mempertahankan rekor tidak terkalahkan 29-0-1 dengan 24 kemenangan knockout (KO) ketika menghadapi Alvarez. Pertarungan tersebut akan disiarkan secara langsung melalui DAZN PPV.
Canelo Alvarez memiliki rekor 63-2-2 dengan 39 KO dan akan berusaha merebut kembali gelar kelas 168 pound untuk ketiga kalinya.
Petinju Meksiko berusia 36 tahun itu sebelumnya dua kali menjadi juara tak terbantahkan di kelas menengah super dan saat ini menempati peringkat pertama kelas tersebut versi The Ring.
Menjelang pertarungan, Christian Mbilli menggunakan ungkapan yang pernah identik dengan rival terbesar Canelo Alvarez, Gennadiy Golovkin.
Golovkin dan Alvarez tiga kali bertemu, dengan petinju Meksiko tersebut mencatatkan dua kemenangan dan satu hasil imbang.
Dua pertemuan pertama mereka pada 2017 dan 2018 berlangsung ketat dan berakhir melalui keputusan juri yang tipis. Sementara itu, pertemuan ketiga pada 2022 menghasilkan kemenangan yang lebih jelas bagi Alvarez.
“Ini akan menjadi pertunjukan drama besar. Ini akan menjadi pertarungan penuh aksi yang luar biasa,” kata Mbilli kepada Alvarez dalam sesi tatap muka di DAZN.
“Kami akan menghadirkan banyak aksi. Dia harus fokus setiap detik. Ini gaya yang sempurna untuk menghasilkan pertunjukan hebat. Bersiaplah, badai akan datang,” ujarnya.
Christian Mbilli juga menggambarkan gaya bertarungnya sebagai gaya Meksiko, meski dirinya berasal dari Kamerun dan Prancis serta kini tinggal di Kanada.
Ia mengatakan menyukai lawan yang bersedia bertukar pukulan dan tidak menghindari pertarungan.
“Lihat gaya saya. Saya petarung dengan gaya Meksiko. Saya menyukai gaya Meksiko. Saya suka ketika seorang petinju datang untuk bertarung. Saya tidak suka ketika petinju berlari menghindari pertarungan,” kata Mbilli.
Gaya agresif tersebut terlihat ketika Mbilli menghadapi Lester Martinez pada September 2025.
Pertarungan berlangsung sengit dan berakhir dengan hasil imbang mayoritas. Saat itu, Mbilli mempertahankan gelar interim WBC kelas menengah super.
Mbilli kemudian diangkat menjadi juara penuh setelah Terence Crawford kehilangan gelarnya.
Crawford sebelumnya merebut kemenangan angka mutlak atas Alvarez dalam kartu pertarungan yang sama tiga bulan sebelumnya.
Mbilli mengaku terkejut ketika pertarungan melawan Alvarez akhirnya disepakati. Ia menyebut duel tersebut sebagai kesempatan besar dalam kariernya.
“Saya terkejut dan sangat senang mendengar bahwa Canelo ingin melawan saya. Merupakan kehormatan bagi saya untuk bertarung melawan Canelo. Ini pertarungan besar untuk karier saya dan saya sangat bersemangat. Saya tidak sabar untuk naik ring,” ujarnya.
Artikel Tag: canelo Álvarez, gennadiy golovkin, christian mbilli
Published by beritautama.info at https://beritautama.info/tinju/christian-mbilli-janjikan-pertarungan-sengit-melawan-canelo-alvarez










