Anthony Joshua Tak Pedulikan Gelar WBA dalam Duel Kontra Tyson Fury
Petinju Inggris Anthony Joshua menegaskan tidak memedulikan gelar juara kelas berat super WBA yang dipertaruhkan dalam pertarungannya melawan Tyson Fury pada 11 Desember mendatang.
Joshua menilai fokus utamanya adalah mengalahkan lawan, bukan menambah koleksi sabuk juara.
“Bagi saya, saya tidak bertarung demi gelar juara. Saya hanya ingin menjadi lebih baik daripada petinju di seberang ring. Saya tidak peduli dengan sabuk juara,” kata Anthony Joshua kepada CEO The Ring, Rick Reeno, dalam siniar “The Mr. Verzace Podcast”.
Pertarungan 12 ronde antara Joshua dan Fury diumumkan sebagai laga utama kartu tinju The Ring yang akan disiarkan Netflix pada 11 Desember di Principality Stadium, Cardiff, Wales.
Tidak lama setelah pengumuman tersebut, Asosiasi Tinju Dunia (WBA) menyatakan gelar kelas berat super yang saat ini lowong akan diperebutkan dalam duel itu.
Keputusan tersebut dinilai tidak masuk akal oleh Joshua, mantan juara terpadu dua kali yang meraih medali emas Olimpiade 2012.
Sebelumnya, Oleksandr Usyk mengosongkan gelar IBF, WBA, dan WBC pada Juni.
Murat Gassiev kemudian diangkat menjadi juara penuh WBA setelah sebelumnya merebut gelar sekunder organisasi tersebut dengan menghentikan Kubrat Pulev pada ronde keenam pada Desember 2025.
Saat itu, Gassiev tercatat sebagai satu-satunya juara WBA di kelas berat.
Status tersebut akan berubah pada Desember, kecuali duel Joshua melawan Fury berakhir imbang atau dinyatakan tanpa hasil.
Fury, yang menempati peringkat ketiga kelas berat versi The Ring, berada di posisi kedua dalam daftar peringkat WBA. Joshua menempati peringkat ketiga dalam daftar 15 penantang teratas organisasi tersebut.
Sementara itu, Jarrell Miller, petinju yang menempati peringkat pertama WBA, berharap mendapat kesempatan menghadapi Gassiev untuk memperebutkan gelar yang kini berpotensi turun status menjadi gelar sekunder. Gassiev, petinju berusia 32 tahun asal Vladikavkaz, Rusia, sebelumnya mengungkapkan bahwa pembicaraan dengan perwakilan Miller masih berlangsung.
Meski tidak memiliki kewenangan menentukan keputusan WBA, Joshua mengaku tetap menghormati Gassiev dan pencapaiannya.
Ia ingin memastikan perubahan status gelar tersebut tidak mengurangi penghargaan terhadap sang petinju Rusia.
“Kepada Murat Gassiev, kami tetap menghormatimu sebagai juara. Dia hanya melakukan apa yang memang seharusnya dia lakukan,” ujar Joshua.
Anthony Joshua memiliki rekor profesional 30 kemenangan dan empat kekalahan, termasuk 27 kemenangan melalui knockout.
Dalam pertarungan terakhirnya pada 25 Juli di Jeddah, Arab Saudi, ia bangkit setelah dua kali terjatuh sebelum menghentikan Kristian Prenga pada ronde kedua.
Gassiev sendiri pernah memegang gelar IBF dan WBA di kelas penjelajah sebelum kehilangan kedua sabuk tersebut dari Usyk dalam pertarungan unifikasi pada Juli 2018.
Artikel Tag: tyson fury, anthony joshua
Published by beritautama.info at https://beritautama.info/tinju/anthony-joshua-tak-pedulikan-gelar-wba-dalam-duel-kontra-tyson-fury










