Aryna Sabalenka Bertekad Melanjutkan Kebangkitan Performa Dari US Open
Berita Tenis: Setelah menjalani beberapa bulan yang penuh pasang surut di turnamen WTA, Aryna Sabalenka mengaku merasa lebih sehat dan lebih kuat menjelang China Open musim 2026.
Setelah meraih Sunshine Double pada bulan Maret – memenangkan turnamen Indian Wells dan Miami pada musim yang sama – mantan petenis peringkat 1 dunia tidak lagi tampil di final selama hampir enam bulan. Selama musim panas, ia gagal menembus perempatfinal dalam tiga turnamen berturut-turut saat berstatus sebagai petenis peringkat 1 dunia.
Ia akhirnya berhasil kembali menemukan momentumnya di US Open, di mana ia melaju hingga ke partai perebutan gelar dengan hanya kehilangan satu set dari enam pertandingan yang dilakoninya. Tetapi, Elena Rybakina menggagalkan upayanya meraih gelar tersebut. Petenis berkebangsaan Kazakhstan bahkan baru-baru ini juga telah merebut posisi peringkat 1 dunia darinya.
Fokus petenis peringkat 2 dunia kini beralih ke China Open, turnamen yang belum pernah ia menangkan. Penampilan terakhirnya di turnamen tersebut terjadi pada musim 2024, saat ia kalah dari petenis berkebangsaan Ceko, Karolina Muchova di perempatfinal.
“Saya sangat antusias untuk bertanding di turnamen-turnamen penutup musim ini,” ujar Sabalenka. “US Open menjadi momen ketika saya mulai merasa lebih bugar dan kuat. Jadi, saya benar-benar menikmati permainan tenis saya. Pola pikir saya kembali seperti semula dan kondisi fisik saya pun membaik.”
“Paruh kedua musim ini jelas tidak berjalan begitu mulus. Saya sempat mengalami sedikit kesulitan dengan berbagai hal. Di US Open, saya mulai kembali menikmati permainan tenis karena kondisi mental dan fisik yang sehat. Sekarang saya merasa lebih segar. Saya sangat antusias untuk melakoni lebih banyak pertandingan dan memainkan gaya permainan saya.”
Lebih lanjut, petenis berusia 28 tahun menjelaskan bahwa peningkatan performanya selama US Open juga berdampak positif terhadap aspek mental permainannya.
“Saat anda bisa benar-benar mengandalkan kondisi fisik tubuh, rasanya sungguh melegakan. Anda merasa lebih siap untuk turun ke lapangan dan bertarung. Saya benar-benar menikmati kembali momen pertandingan. Menurut saya, itulah titik baliknya. Secara mental, hal itu membuat saya kembali kuat,” lanjut Sabalenka.
Ia mencatatkan 46-9 sampai sejauh ini pada musim 2026 dan telah mengumpulkan hadiah uang lebih dari 8 juta dolar AS. Ia menempati posisi unggulan kedua di China Open dan mendapatkan bye (lolos otomatis) di babak pertama. Pertandingan pembukanya akan mempertemukannya dengan pemenang antara petenis berkebangsaan Meksiko, Renata Zarazu atau petenis berkebangsaan Hungaria, Anna Bondar.
Sabalenka menargetkan gelar ke-25 di China Open, Beijing musim ini.
Artikel Tag: us open, china open, aryna sabalenka
Published by beritautama.info at https://beritautama.info/tenis/aryna-sabalenka-bertekad-lanjutkan-kebangkitan-performa-dari-us-open










