Terence Crawford Kirim Ancaman ke Ryan Garcia, Isyarat Bakal Comeback?
Berita Tinju – Terence Crawford kembali menjadi sorotan setelah mengirimkan pesan bernada ancaman kepada Ryan Garcia. Mantan juara dunia lima divisi tersebut sebelumnya sudah menyatakan pensiun, tetapi rivalitasnya dengan Garcia membuat peluang comeback kembali menjadi bahan pembicaraan.
Crawford memutuskan gantung sarung tinju pada Desember tahun lalu. Keputusan tersebut diambil beberapa bulan setelah ia mencatat kemenangan besar atas Canelo Alvarez dan menjadi juara dunia tak terbantahkan di kelas menengah super.
Sejak pensiun, sejumlah petinju berusaha membujuk Crawford untuk kembali ke ring. Namun, Ryan Garcia menjadi salah satu nama yang paling sering menyuarakan keinginannya untuk menghadapi petinju berjuluk Bud tersebut.
Garcia baru saja mempertahankan gelar WBC kelas welter setelah menghentikan Conor Benn melalui knockout pada ronde kedua. Setelah kemenangan tersebut, Garcia kembali menyuarakan keinginannya untuk menghadapi Crawford.
Kali ini, Crawford merespons dengan pernyataan yang jauh lebih keras melalui media sosial.
“Saya akan menghajar Ryan Garcia sampai orang orang menelepon pihak berwajib dan menuduh saya melakukan kekerasan terhadap anak. Mereka akan bertanya, mengapa kamu melakukan itu kepada anak kecil itu, padahal kamu tahu dia hanya berbicara untuk hiburan. Ini saya,” tulis Crawford.
Crawford kemudian kembali mengunggah pesan mengenai rencananya pergi ke gym. Meski demikian, unggahan tersebut tampaknya disampaikan dengan nada bercanda dan belum dapat dianggap sebagai konfirmasi bahwa dirinya benar benar akan kembali bertanding.
Perseteruan antara kedua petinju memang bukan sesuatu yang baru. Garcia sebelumnya juga menunjukkan ketidaksenangannya setelah muncul laporan bahwa Crawford ikut terlibat dalam persiapan Conor Benn menjelang pertarungannya melawan Garcia di Las Vegas.
Hubungan keduanya kembali memanas setelah Garcia mempertahankan gelarnya. Crawford yang kini berusia 39 tahun pun ikut merespons dengan pernyataan keras.
Meski demikian, perang kata kata tersebut belum berarti Crawford akan kembali bertinju. Untuk saat ini, peluang comeback sang mantan juara dunia masih dianggap belum pasti, meskipun promotor dan tokoh penting dalam dunia tinju seperti Turki Alalshikh mendukung kemungkinan duel Crawford melawan Garcia.
Garcia sendiri memiliki rencana lain untuk melanjutkan kariernya. Setelah kemenangan atas Benn, ia disebut tengah mengincar pertarungan unifikasi melawan pemegang gelar WBA kelas welter, Teofimo Lopez, pada 2027.
Jika rencana tersebut terealisasi, pertarungan Garcia melawan Lopez akan menjadi prioritas berikutnya. Sementara itu, Crawford masih memiliki pilihan untuk tetap menikmati masa pensiun atau kembali ke ring apabila tawaran yang tepat datang.
Untuk saat ini, unggahan Terence Crawford setidaknya kembali membuat nama Garcia berada dalam radar salah satu petinju terbesar generasinya.
Artikel Tag: kelas welter, terence crawford, kelas menengah super, ryan garcia
Published by beritautama.info at https://beritautama.info/tinju/terence-crawford-kirim-ancaman-ke-ryan-garcia-isyarat-bakal-comeback










